Senyum seseorang memang terkadang manis, tetapi ada pula senyum yang terpaksa bahkan senyum yang seharusnya tidak perlu dilakukanpun akhirnya dia tersenyum.
Mereka seharusnya bisa melakukan senyum dimana saja, kapan saja bahkan saat apa aja yang penting ikhlas. Lantas bagaimana dengan senyumku?
Kata orang sich, (kata orang low, bukan aku). Katanya manis cuma jangan sampek keliatan gigi, soalnya ada gingsul untub-untub.
Ada senyuman seseorang yang menurut saya terlihat sensual, kadang terlihat seperti orang nafsu, untungnya saya tidak begitu nafsu, yaahhh sedikit merangsang ajalah (astaghfirulah).
Enggak, maksud saya justru aneh lihat senyuman orang kok bisa sampek senyum keliatan nafsu, yang ada saya malah ilfil, hahahahaa..
Walau tema sekarang senyum, saya tidak senyum-senyum saat ini, mungkin saya masih konsentrasi dengan kata-kata "terus, terus mengalir, jangan berhenti, teruskan saja" itu yang mungkin membuat saya tidak tersenyum.
Tapi tenang, suatu saat pasti tersenyum kok dan saya pasti tersenyum untuk tiap harinya, tunggu saja..
senyumku slalu membuatmuw tekapar kapar sampai klepek2 klo bahasa gaulny..
ReplyDeletehahahahahah :D
senyumku slalu membuatmuw bahagia :)
iyah, senyummu emang buat ak keplek2, bukan klepek2..
ReplyDeleteheheheee :)